Sabtu, 24 September 2016

5 Barang Yang Wajib Cewek Bawa

Haaaiii Readers!
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Gimana kabarnya minggu ini? Semoga sehat selalu ya!

Minggu ini aku mau berbagi informasi hasil survey yang aku lakukan sejak 4 hari yang lalu. Sebenarnya aku lupa sama janjiku sendiri untuk menulis setiap minggu dan pas banget ingat hari minggu kemarin tanggal 18 September 2016. Karena kebetulan baru nulis juga kan hari senin sebelumnya.

Awalnya aku lupa juga materi yang mau aku tulis minggu ini, sempat mikir keras mau nulis apa, materinya apa dan cari bahannya juga dimana karena waktu sudah mepet. Namun aku tidak kehabisan akal dong! Selalu ada ide yang muncul dari otakku yang IQny rata-rata, haha.

Okeh, kita serius aja sekarang karena gak mau terus-terusan di PHP-in. Ehem, serius! Kali ini temanya berkaitan dengan perempuan, yaitu ada dijudul yah! Hehe, aku ulang yaitu 5 barang yang wajib dibawa kemana-mana. Tulisan kali ini disponsori oleh 27 perempuan cantik nan baik hati karena sudah mau berbagi informasi tentang barang pribadinya. Tapi aku tidak termasuk sebagai reaponden yah!

Kenapa aku ambil tema ini? Karena ringan, surveynya mudah, dan ide ini muncul pada saat aku kerja. Sebenarnya materi ini simple tapi cukup membuka sedikit privasi perempuan, jadi biar para lelaki juga paham sama kebutuhan perempuan. Aku survey 27 teman yang cukup akrab. Hasilnya ada 29 barang yang masuk list sebagai "Barang wajib bawa".

Awalnya tidak sadar namun saat dicatat untuk menghitung total barang yang wajib dibawa ternyata ada sekian banyak. Namun, aku mendapatkan 5 barang yang menjadi barang wajib dibawa kemana-mana. Apa saja barang yang sebagian besar pasti dibawa perempuan. Check this out!!

1. Dompet
Semua pasti setuju jika dompet adalah barang yang wajib dibawa kemana-mana. Karena fungsinya untuk menyimpan uang, selain itu untuk menyimpan kartu-kartu penting seperti KTP, SIM, STNK, ATM, dan kartu-katu lainnya. Tidak heran, 23 dari 28 orang yang menjadi respondenku dalam survey kali ini menjawab dompet adalah 1 dari 5 barang yang wajib dibawa. 

2. Handphone


Di dunia yang serba cepat ini, teknologi sangat membantu kita dalam menjalankan aktivitas. Apalagi yang namanya "Handphone" duuhhh jangan ditanya deh. Siapapun pasti punya. Tidak kaget jika barang ini menjadi barang yang wajib ada saat kita pergi kemana saja. 

Fungsi dari handphone sendiri, saat ini sudah multifungsi sekali yaah. Tidak hanya untuk berkomunikasi, kalau udah intinya dibawa kemana-mana ia akan menjadi alat untuk berbagi saat si pengguna berada dimanapun. Memotret setiap momen yang terjadi saat itu.

3. Parfum

Aku pribadi setuju, selalu membawa parfum kemanapun aku pergi. Namun karena aku sering kali lupa, sehingga barang yang satu ini agak jarang digunakan kecuali sadar jika aroma tubuh sudah mulai tidak sedap. Intinya, parfum dibawa untuk menjaga kesegaran tubuh mengapa cukup penting untuk dibawa. :)

4. Charger Handphone



Buat kamu yang aktif dalam penggunaan ponsel, terlebih jika handphone kamu memiliki baterai yang kurang cukup tahan untuk digunakan selama seharian penuh. Namun ada juga yang membawa powerbank karena tidak semua tempat yang kita datangi akan menyediakan stopcontact untuk mengecas.

Jadi, barang yang satu ini juga menjadi salah satu dari 5 barang yang wajib dibawa cewek. Kalau kamu lupa dan baterai kamu tiba-tiba habis, kelar dunia. :D

5. Lipstick

Daaann, inilah barang terakhir dari 5 barang yang wajib dibawa cewek. Alasannya? 
Awalnya aku kaget kenapa cukup banyak cewek yang menyebut barang ini sebagai barang yang wajib dibawa. Alasannya karena lipstick merupakan make up yang paling menonjolkan kemanisan dari wajah kita. Coba saja kamu pakai pelembab atau bedak tanpa menggunakan lipstick, pasti terasa ada yang kurang. Namun jika kamu menggunakan lipstick tanpa pelembab atau bedak pasti lebih bisa diterima.

Ya seperti itulah, top 5 thing that girl always take every they go! Hemmm
Mungkin kalian para cewek yang membaca berbeda pendapat aku? Bisa langsung komentar di kolom komen pastinya yah! Terima kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat. ;) 

Senin, 12 September 2016

Petualangan Member KG Value Card

Assalamu'alaikum...

Hai readers! Bagaimana kabar kalian? Sudah lama tak menyapa dan menulis disini. Rindu sekali rasanya berbagi cerita dan informasi gak penting kepada kalian, hihi. InsyaAllah aku mau mulai nulis lagi dan juga merutinkan setiap seminggu sekali. Semoga kalian berkenan dan mendapatkan manfaat dari tulisan yang aku bagikan.

Untuk cerita pertama di bulan September ini, aku mau berbagi tentang pengalamanku minggu lalu, tepatnya tanggal 03 September 2016. Aku diundang acara Gathering Member Kompas Gramedia Value Card yang berlokasi di gedung Bentara Budaya Jakarta persis di sebelah gedung kantor Kompas Gramedia.


Hal pertama yang aku rasain begitu buka akun instagram dan mendapatkan undangan adalah kegirangan. Bagaimana tidak? Jujur saja apapun yang berkaitan dengan hadiah dari KG Value Card adalah hal menyenangkan. Dari dua kali mendapatkan voucher belanja Gramedia sampai mendapatkan undangan untuk beberapa orang.

Tapi beruntung sekali bisa mendapatkan tukeran jadwal sama teman kantor, sampai akhirnya bisa datang ke acara ini. Thanks a bunch my partner! Meskipun acaranya sebentar, namun sangat berkesan dan berasa buat aku pribadi dan mau ikut lagi, aaaaa semoga!

Okeh! Kita lanjut cerita. Setibanya di lokasi langsung registrasi dan mendapatkan kartu untuk perjalanan dan doorprice. Perjalanan? Sebenarnya dari awal juga belum paham konsep acaranya karena belum sempat stalking tapi ikut saja arahan mba dan mas. Akhirnya pertama diminta untuk foto yang ternyata langsung dicetak untuk kenang-kenangan, yeay.


Setelah narsis sendirian karena memang datang sendiri, aku diarahin lagi untuk menuju ruangan utama acara. Kondisi ruangan saat itu cukup sepi dan terlihat beberapa stand foto dengan latar nuansa tempat terkenal di Indonesia, seperti Candi Borobudur (Yogyakarta), Gunung Bromo, Bali dan Rumah ternate. Dan ternyata stand tersebut adalah tujuan perjalanan undangan yang hadir.

Awalnya aku langsung duduk tepat di depan panggung, agar melihat acara lebih enak dan terfokus. Meskipun akhirnya ketutupan juga, haha. Kelamaan cuma ngeliatin yang lain foto-foto akhirnya tergugah untuk ikutan dan coba ngalahon rasa malu buat minta fotoin orang terdekat. Dan entah kenapa pilihan pertama adalah Rumah adat Ternate. Tapi selanjutnya cuma memotret stand saja tanpa bergaya, hehe.





Dan akhirnya acara dimulai pukul 10:00wib, yang dimulai dengan sambutan dan pemberian doorprice tahap pertama. Jadi, pada saat registrasi para udangan diberikan selembar kartu nama dan dimasukkan ke dalam box yang nantinya akan diundi untuk mendapatkan hadiah. Sempat ketinggalan memasukkannya namun pada akhirnya tetap tidak mendapatkan doorpricenya, huhu.

Setelah doorprice acaranya berlanjut dengan bincang bersama pasangan traveller, yaitu Jeff dan Diana. Pasangan yang kini mengisahkan perjalanannya dalam sebuah buku yang berjudul "Pasangan Traveling : Menjalin Romantisme di 22 Destinasi - Domestik, Asia, Australia dan Eropa".

Pada bincang-bincang kali ini, mereka menceritakan berbagai pengalaman perjalanannya yang penuh lika-liku. Memberikan saran bagaimana memulai dan memperaiapkan segala keperluan dan kemungkinan yang akan terjadi. Dan bagaimana mengatur waktu perjalanan dengan kesibukan bekerja.

Perbincangan berlangsung selama hampir 1 jam dengan diakhir foto bersama serta pemberian kenang-kenangan dari Kompas Gramedia. Aku sangat menikmati kisah mereka dan semakin bersemangat untuk memulai perjalanan, meski tanpa pasangan yah tetapi lebih kearah bersama teman. Betapa serunya melakukan perjalan dengan berbagai rintangan.


Selanjutnya diadakan kembali doorprice tahap kedua yang tidak lagi aku dapatkan :(. Namun kesedihan itu terbayarkan dengan aku belajar membatik di teras gedung bersama undangan lainnya. Dan hasilnya biasa aja, belepotan, haha maapkeun. Ups gak ada fotonya jadi gak ada bukti autentik, gak sempat foto karena sibuk membatik. Padahal mah bener juga engga kerjanya, haha.

Okeh lanjut. Setelah setengah jam menggambar pakqi canting kami diarahkan untuk kuliner, yeay! Pertama aku coba Bakso Bakar Malang, rasanya duuhh enak banget, dagingnya kenyal ditambah sambal kecap serta masih hangat. Nikmat banget buat camilan siang hari. Sebenarnya lebih enak lagi jika makannya dengan nasi tapi karena lagi diet jadinya gak pake deh, hihi. Selain itu ada Es Palu Buntung, Tata Kibs, Tauto Daging, Rujak Buah, dan banyak lagi.

Setelah kenyang, aku kembali ke stand untuk mendapatkan stampel perjalanan. Dimulai dari Rumah Ternate dengan mengikuti trivia kuis dan aku berhasil mendapatkan poin 260. Pertanyaannya berkisar pulau Sulawesi. Iya Alhamdulillah akhirnya dapat kaos, lumayan buat tambahan koleksi. Stand borobudur sudah aku kunjungi sebagai titik kumpul sebelum membatik tadi. Bali adalah titik kumpul melukis di kaos, namun karena membludaknya pengunjung dan kaos sudah habis alhasil aku tidak bisa ikut menggambar. Terakhir stand Gunung Bromo, dikarenakan tidak ada event yang aku lihat jadinya hanya aku lewati dan memutuskan untuk keluar dan kembali menikmati kuliner yang belum sempat diicip tafi.




Gambar diatas merupakan beberapa menu yang sempat aku abadikan.

Karena acara juga sudah selesai dan kain batikku sudah jadi, aku mengambil goodie bag dan pulang. Sayang sekali aku tidak berhasil mendapatkan tanda tangan Jeff & Diana, padahal sudah beli bukunya dengan diskon 20% loh (gak penting). Semoga next time bisa ketemu di tempat lain.

Segitu aja cerita pengalamanku kali ini, segitu juga lumayan panjang yah, wkwk. Semoga gak ada manfaatnya (loh). Kalau ada yang ingin komentar silahkan langsung aja di kolom komentar karena disini gak bisa dicoret-coret kayak revisian skripsi. Oh iya, ngomong-ngomong mau ucapin "Happy Graduation" buat semua teman-temanku yang tahun ini udah lulu dan berencana lulu. Karena sampai pengalaman ini di publish ada yang masih nunggu tanggal wisuda.

Happy Eid Mubarak :)

Minggu, 27 Desember 2015

Manchester United

--- Titik Awal ---

Manchester United tercatat sebagai salah satu klub sepak bola termasyur di dunia dengan basis suporter tersebar di berbagai belahan benua. Siapa yang membayangkan jika ternyata tonggak berdirinya klub raksasa Liga Premier itu hanya berasal dari kumpulan para pekerja depot kereta api Lanchashire dari Yorkshire, Newton Heath. Tepat pada tahun 1878, resmi terbentuksebuah klub dengan nama Newton Heath L & YR, yang di kemudian hari menjelma menjadi salah satu raksasa kekuatan sepak bola Eropa dan dunia.

Markas pertama klub terletak di North Road, kini Northampton Road, di Newton Heath, dekat cikal bakal Stasiun Picadilly. Tempat tersebut menjadi saksi bisu sepak terjang Tim Newton Heath selama 15 tahun, yaitu medio 1878 sampai 1893.

Markas klub tersebut sebenarnya tak begitu ideal. Para pemain harus menempuh perjalanan sekitar 1,5 mil hanya untuk berganti kostum di pemukiman penduduk di Three Crowns. Lapangan pertandingan pun kondisinya kurang layak karena berlokasi di area tanah liat dan berlumpur.

Sekarang, di tempat yang menjadi tonggak awal klub berjulukan Setan Merah itu, berdiri kukuh North Manchester Bussines Park. Di Kawasan itu, pernah pula berdiri sekolah menengah Moston Brook dan ditandai dengan sebuah plakat keberadaan klub Newton Heath, sebelum benda itu hilang dicuri.

Memasuki periode 1893, klub mulai berlaga di level Football League dan memutuskan hubungan dengan perusahaan kereta api. Label L & YR kemudian ditanggalkan dari nama klub. Klub berjulukan The Heathens ini juga melakukan gebrakan dengan pindah ke markas yang lebih kecil, sekitar 3 mil dari tempat semula, di wilayah Clayton, September 1893. Kandang baru Newton Heath ini juga tak terlalu ideal karena berada di tengah-tengah kawasan industri. Tempat tersebut sekarang berubah fungsi mejadi area parkir mobil Manchester Velodrom, ditandai dengan sebuah plakat berlabel Bank street.

Seiring pergantian abad, Newton Heath terbelit persoalan finansial. Tunggakan mereka di bank mencapai 2.500 pound sterling. Namun, pada sebuah pertemuan di New Islington Hall, Ancoats, di tahun 1901, bek tengah tim tersebut, Harry Stafford, mengemukakan rencana klub. Garis nasib tim berubah berkat sebuah peristiwa tak terduga. Konon pengusaha bir lokal, John Davies, sangat ingin membeli anjing milik Stafford, tapi ditolak. Stafford kemudian mengungkapkan kesulitan klub dan Davies diusulkan melunasi tunggakan serta diangkat menjadi pimpinan.

Tawaran itu di terima, dan pada pertemuan awal dewan klub, Davies mengusulkan perubahan warna kostum menjadi merah dan putih, serta mencari nama baru sebagai refleksi langkah anyar klub.

Nama Manchester Central dan Manchester Celtic sempat mencuat. Akan tetapi, akhirnya mereka menyepakati Manchester United sebagai identitas baru klub. Eksistensi klub tersebut secara resmi dimulai pada 26 April 1902.


--- Maskot-Maskot United ---
  • Billy The Goat : Maskot United antara 1905 dan 1909 yang diarak mengelilingi stadion Bank Street sebelum pertandingan. Disumbangkan ke klub oleh Kapten Charlie Robert, yang mendapatkan Billy dari perusahaan teater. Dia suka minum minuman keras dan tim sering kali membawanya ke bar.
  • “Hoppy”Thorne, The “One-Legged Wonder” : seperti arti namanya, “Hoopy”, ia kehilangan kakinya pada Perang Dunia Pertama, dan bekerja di Old Trafford sebagai tukang sapu. Sebelum pertandingan kandang pada era 1930-an dan 1940-an, dia memakai kaos merah dan celana pendek putih, meloncat atau berlari mengelilingi lapangan, tergantung apakah ia memakai kaki palsunya atau tidak.
  • Jack Irons : Dikenal dalam balutan baju merah dan putih, topi tinggi dan menggunakan payung merah dan putih. Jack Irons adalah maskot United di era 1950-an hingga pensiun pada 1963. Dia sempat kembali untuk final Piala Champion 1968 di Stadion Wembley.

Rabu, 23 Desember 2015

Surat untuk Mama

Assalamu'alaikum mamahku yang cantik

Malaikat yang tak pernah lelah mengkhawatirkan balita kecil mamah ini
Kasih sayang yang tak ada habisnya diberikan untukku
Pengorbanan yang tak kalah banyaknya untuk membesarkanku
Saat ini usiaku sudah menjajaki kepala 2
Duniaku tak lagi sesempit dunia permainan semata
Aku yakin khawatirmu justru lebih besar dari sebelumnya

Mamahku yang galak....
Ocehanmu sering kali membuatku kesal
Ingin sekali pergi menjauh hingga tak lagi mampu mendengarnya
Lawanku sebatas ingin menghentikan luapan marah dan kecewamu
Terkadang diamku lelah melawan itu semua
Aku tahu ini salah, ini tak baik dan selalu menyakiti hatimu
Tapi mah... Aku hanya ingin mamah tak terlalu lelah mengkhawatirkan ku

Mamahku yang bawel....
Di rumah, engkaulah penguasa peraturan
Pengatur yang detail akan kerapihan
Pengajar disiplin yang sangat ingin aku lawan
Hingga tak jarang bahkan setiap hari ada saja kesalahan yang seolah memancingmu untuk menegurku
Kemalasanku selalu jadi alasan utama omelan itu keluar dari mulut manismu
Tapi entah mengapa, setiap berada diistana kecil kita
Aku selalu merasa jadi bocah kecil yg nakal dan ingin membuatmu marah
Senang setelah membuat kesalahan dan membuatmu menegurku

Mah.....
Maaf yah untuk semuanya
Meski tubuh ini tak lagi kecil
Meski usia ini tak lagi belia
Aku hanya ingin menjadi putri kecil mamah yang menggemaskan
Aku ingin punya cerita manis yang tak pernah habis
Waktu bersama kita hanya tinggal beberapa tahun
Setiap hari melihat kesalahanku
Memarahi setiap ketidakrapihan ku
Membuatmu kesal atas keegoisan dan kemanjaanku

Suatu hari langkah ini menjauh
Bersama orang baru yang melanjutkan tugasmu
Membimbingku, menemaniku, memperjuangkanku
Tapi percayalah Mah....
Sampai kapanpun, engkaulah malaikat tanpa sayap dan mahkota yang pernah aku miliki

I love you so much

Rabu, 09 Desember 2015

Resensi Buku "Cinta Itu..."

Judul                  :  Cinta Itu...
Penulis               :  @ManJaddaWaJadaa
Tanggal Terbit   :  Juni 2014
Penerbit             :  QultumMedia
Kategori             : Islam, Religi
Tebal Halaman  :  144 halaman
 
 

@ManJaddaWaJadaa adalah salah satu akun anonim Islam yang dibuat pada tanggal 30 Juni 2011. Akun @ManJaddaWaJadaa hadir sebagai akun dakwah-sosial yang berfokus pada Pemuda Islam. Awalnya akun ini dibuat hanya sebagai media informasi tentang islam. Akan tetapi lama kelamaan dilakukan expansi konten tweet yang dulunya hanya berisikan hadis dan ayat kini ditambahkan dengan beberapa tweet tentang berbagai kisah inspirasi, kata-kata motivasi, dll. Tujuannya untuk memicu kesadaran anak muda terhadap Islam.

Pada tahun 2013 founder @ManJaddaWaJadaa, Akhi Rahman sukses merilis buku perdananya yang berjudul "I Believe, Jomblo Bermartabat Married Bermanfaat" yang isinya tentang inspirasi dan motivasi untuk anak muda yang belum nikah maupun yang sudah berumah tangga. Pertengahan tahun 2014, Akhi Rahman mengajak anggota komunitas Man Jadda Wajada untuk bersama-sama menggarap lanjutan buku I Believe. Tim penulis buku kedua @ManJaddaWaJadaa beranggotakan 9 orang yang terdiri dari 2 Ikhwan dan 7 Akhwat yang dipilih dari anggota komunitas seluruh Indonesia.

"Cinta yang paling hakiki bagi seorang mukmin yaitu kepada Allah, maka seharusnyalah yang menjadi penyemangat terbesar bagi kita yang terbatas ~ Mutiara Islam"
Cinta adalah satu kata yang memiliki ribuan makna. Cinta adalah fitrah manusia, kita semua bisa merasakannya. Allah yang menciptakan cinta wajib kita utamakan keberadaannya di atas cinta kepada yang lain. Mulai dari sini kita harus bisa membedakan cinta yang harus kita utamakan dan mana yang harusnya kita sikapi dengan sekadarnya saja. Begitu baiknya Dia memberikan rasa cinta, hidup akan lebih berwarna dan lebih indah.

Buku ini berisi tentang cinta, segala macam cinta, cara mengendalikan dan menempatkan cinta serta kisah inspiratif buat kamu yang jomblo atau yang sedang galau karena baru putus dengan si doi. Disini kamu akan diberikan pengertian agar tidak lagi terjebak dalam status yang sebenarnya tidak pernah ada dalam KTP ataupun ajaran Islam. Selain itu kamu akan diajak untuk lebih memahami dengan bahasa yang simple sehingga buku ini tidak semata-mata mengajarkan tetapi lebih kepada mengajak pembaca melakukan hal-hal positif.

Penambahan karikatur yang lucu juga mendukung tampilan isi dari buku, serta adanya beberapa puisi indah yang terlampir disetiap bab buku. Namun karikatur yang disajikan tidak memiliki warna yang bervariasi sehingga kurang menarik. Serta kurangnya variasi warna tulisan dan lembaran yang lebih menampilkan warna hijau lumut sebagai latar.

Buku ini sangat direkomendasikan bagi kamu yang sedang galau berat atau bingung mencari cinta sejati. Gak akan nyesel dan dipastikan jauh-jauh dari kegalauannya selama ini.

Bagi kamu yang ingin membeli secara online bisa melalui toko buku online "Bukupedia" yang bisa langsung kamu akses di www.bukupedia.com/id/book/id-85997/cinta-itu.html dengan harga Rp. 30.600,- dari harga awal Rp. 36.000-, ayo segera pesan sebelum kehabisan.